Transparansi

Model bisnis

Site inventory + afiliasi + iklan. Bukan jual barang sendiri, bukan SaaS dengan CS intensif, bukan marketplace.

Alur nilai

Dari halaman intent ke revenue

  1. 01

    Halaman intent berguna
  2. 02

    Traffic (SEO / organik)
  3. 03

    Klik ke merchant
  4. 04

    Komisi afiliasi + ad RPM

Sumber

Mix monetisasi

Primer di awal (~70–90%)

Afiliasi

CTA di shortlist & detail keluar ke Shopee, Tokopedia, dll.

Sekunder

AdSense / display

Setelah traffic + kepatuhan kebijakan (privasi, about, konten berguna).

Nanti

Sponsored / badge

Harus dilabeli. Jangan menyamar sebagai ranking netral.

Plan B (bukan fondasi): konten video faceless. App + AdMob ditunda sampai web terbukti.

Larangan

Yang tidak kami lakukan

  • Mass AI thin content / doorway pages
  • Full marketplace scrape sebagai fondasi katalog
  • Sponsored disembunyikan sebagai rekomendasi netral
  • Janji kirim barang / garansi seolah merchant

Kenapa model ini

Gap di atas marketplace

Tempat beli di Indonesia sudah ramai. Tempat memutuskan — preference → shortlist → keluar ke merchant, berbahasa ID — masih jarang.

Unit ekonomi sederhana

Satu halaman intent bagus → impressions → CTR ke merchant → komisi afiliasi (+ ad RPM). Metric yang diikuti: impressions, CTR keluar, RPM, halaman yang menghasilkan — bukan GMV toko.

Timeline acuan: MVP berguna 3–6 minggu; revenue terasa sering 2–6 bulan; penghasilan utama jarang < 12 bulan. Lihat juga privasi dan cara kerja.